1. Mengidentifikasi Senyawa Hidrokarbon

Senyawa Hidrokarbon adalah senyawa yang tersusun oleh Carbon dan Hidrogen dengan atau tanpa Oksigen, Nitrogen atau unsur lainnya. Senyawa ini sering disebut sebagai senyawa organik. tabel berikut menyajikan perbedaan antara senyawa organik dan anorganik :
senyawa hidrokarbon disebut senyawa organik karena para ahli mengasumsikan bahwa senyawa hidrokarbon terdapat dalam makhluk hidup. Sampai Friedric berhasil mensintesis urea yang biasanya terdapat dalam urine makhluk hidup. Dia membuat ure dengan memanaskan Amonium sianida
NH4CNO –> CO(NH2)2
Sejak penemuan, dibuat berbagai senyawa organik. bagaimanapun juga, istilah organik masih digunakan karena pengelompokkan senyawa hidrokarbon dalam senyawa organik bukan karena adanya atom karbon tapi karena karakteristik senyawa. ini dibuktikan adanya senyawa yang terdiri dari atom C seperti CO2 tapi bukan termasuk dalam senyawa anorganik.
Adanya Hidrogen, Karbon dan oksigen bisa diidentifikasi dengan memanaskan senyawa hidrokarbon. adanya carbon dalam senyawa organik ditunjukkan dengan bisa tidaknya mengkeruhkan air kapur. karena senyawa hidrokarbon yang dipanaskan akan menghasilkan CO2 yang bisa mengkeruhkan air kapur. keberadaan H bisa dilihat dari bisa tidaknya hasil pemanasan merubah warna kertas kobalt dari biru menjadi pink karena kertas kobalt akan berubah menjadi pink jika bereaksi dengan H2O

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s